Kunjungan Industri KCS SMK Negeri 3 Pamekasan ke Rumah Atsiri Indonesia, Bekali Siswa dengan Pengalaman Industri

Karanganyar, 18 September 2026 – Sebanyak 44 siswi Jurusan Kecantikan dan Spa (KCS) SMK Negeri 3 Pamekasan mengikuti kegiatan kunjungan industri ke Rumah Atsiri Indonesia, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai dunia industri, khususnya bidang kosmetik, aromaterapi, minyak atsiri, serta produk perawatan tubuh berbahan alami.

Kunjungan industri didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, dua wali kelas, dua guru produktif, serta tiga guru Bimbingan dan Konseling (BK). Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari Kaprog KCS SMK Negeri 3 Pamekasan, Ika Septiani.

Menurut Ika Septiani, kunjungan industri menjadi kesempatan penting bagi peserta didik untuk melihat secara langsung penerapan kompetensi yang selama ini dipelajari di sekolah.

“Melalui kunjungan industri ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang proses produksi, tetapi juga dapat melihat bagaimana kompetensi Kecantikan dan Spa diterapkan secara nyata di dunia industri,” ungkap Ika Septiani.

Mengenal Dunia Industri Minyak Atsiri

Selama berada di Rumah Atsiri Indonesia, para siswi mengikuti berbagai kegiatan edukatif. Rangkaian kunjungan diawali dengan Aromatic Garden Tour, yaitu pengenalan berbagai tanaman aromatik yang memiliki manfaat dan potensi untuk dikembangkan menjadi bahan baku produk minyak atsiri.

Peserta didik diperkenalkan dengan lebih dari 60 jenis tanaman aromatik sekaligus mendapatkan wawasan mengenai pemanfaatan tanaman herbal dalam industri.

Tidak berhenti pada pengenalan bahan baku, para siswi juga memperoleh pengetahuan mengenai tiga teknik penyulingan minyak atsiri, yaitu steam distillation (penyulingan uap), water distillation (penyulingan air/rebus), dan water and steam distillation (penyulingan air dan uap/kukus).

Pengetahuan tersebut memberikan gambaran kepada peserta didik mengenai proses pengolahan bahan alam hingga menjadi bahan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan industri.

Praktik Meracik Parfum

Salah satu kegiatan yang paling menarik bagi peserta didik adalah workshop class. Dalam kegiatan ini, siswi KCS mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung proses meracik parfum.

Dengan menggunakan peralatan dan bahan yang telah disediakan, peserta didik belajar mengenali aroma, melakukan pencampuran, serta menghasilkan racikan parfum sesuai kreativitas masing-masing.

Kegiatan praktik tersebut menjadi pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kompetensi KCS karena menggabungkan pengetahuan, keterampilan, ketelitian, kreativitas, dan penerapan prosedur kerja.

Selain workshop, peserta didik juga mengikuti tour Museum Atsiri dan tour Taman Bunga Marigold yang semakin memperkaya wawasan mereka mengenai sejarah, pemanfaatan, serta pengembangan minyak atsiri.

Mengenal Produk Kosmetik dan Perawatan Tubuh

Peserta didik juga diperkenalkan dengan berbagai produk hilir yang dikembangkan oleh PT Rumah Atsiri Indonesia. Berbagai produk tersebut antara lain sabun batangan, sabun cair, body scrub, body mist, diffuser, serta produk perawatan tubuh berbasis bahan alami lainnya.

Pengenalan produk tersebut memberikan pemahaman kepada siswi bahwa kompetensi kecantikan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan perawatan, tetapi juga memiliki peluang pengembangan pada sektor produk kosmetik, aromaterapi, perawatan tubuh, dan kewirausahaan.

Belajar, Bereksplorasi, dan Memperkuat Kebersamaan

Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan industri, rombongan melanjutkan agenda dengan menikmati suasana alam di kawasan Tawangmangu. Peserta didik menginap di Rahma Homestay yang berada di kawasan lereng Gunung Lawu.

Pada keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pengalaman memetik buah stroberi secara langsung di kebun sekitar penginapan. Rangkaian perjalanan kemudian ditutup dengan rekreasi ke Bukit Sekipan.

Perpaduan antara kegiatan edukasi, praktik, dan rekreasi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik. Selain memperoleh wawasan tentang dunia industri, mereka juga belajar membangun kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Kunjungan industri KCS SMK Negeri 3 Pamekasan ke Rumah Atsiri Indonesia diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi bekal bagi peserta didik untuk mengembangkan kompetensi, kreativitas, jiwa kewirausahaan, dan kesiapan memasuki dunia profesional.

SMK Negeri 3 Pamekasan terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri sehingga lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan keterampilan, tetapi juga siap beradaptasi, berkarya, dan menciptakan peluang di masa depan.